HAKLI BOGOR

Loading

Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Sanitasi Sehat HAKLI Bogor

Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Sanitasi Sehat HAKLI Bogor

s sering kali bukan disebabkan oleh ketiadaan infrastruktur semata, melainkan oleh kebiasaan atau perilaku masyarakat yang belum selaras dengan standar kesehatan. Memahami hal ini, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Cabang Bogor mengembangkan strategi komunikasi perubahan perilaku sanitasi sehat yang lebih humanis dan menyentuh sisi sosiokultural warga. Pendekatan ini dilakukan karena instruksi atau imbauan konvensional sering kali tidak cukup kuat untuk mengubah kebiasaan turun-temurun, terutama di wilayah perdesaan maupun pemukiman padat di pinggiran kota Bogor.

Strategi komunikasi yang disusun HAKLI Bogor menggunakan pendekatan berbasis komunitas yang mengedepankan dialog dua arah. Alih-alih hanya memberikan ceramah satu arah, anggota HAKLI bertindak sebagai fasilitator yang memicu kesadaran mandiri masyarakat. Mereka menggunakan teknik “pemicuan” yang membuat warga merasa tidak nyaman dengan praktik buruk mereka sendiri—seperti buang air besar sembarangan atau membuang sampah ke sungai—dan kemudian membimbing mereka untuk mencari solusi sendiri yang dapat diterapkan dengan sumber daya yang ada di sekitar mereka.

Salah satu kunci sukses dalam strategi ini adalah pelibatan tokoh masyarakat dan kader kesehatan lokal sebagai corong informasi utama. Komunikasi yang disampaikan oleh seseorang yang dihormati dan dipercaya oleh komunitasnya cenderung memiliki daya terima yang jauh lebih tinggi. HAKLI Bogor memberikan pelatihan bagi para kader ini mengenai cara menyampaikan pesan kesehatan tanpa terkesan menggurui. Materi edukasi dikemas dalam bahasa yang sederhana, praktis, dan sering kali menggunakan media visual agar mudah dipahami oleh berbagai lapisan usia dan latar belakang pendidikan.

HAKLI Bogor juga memanfaatkan kanal komunikasi digital untuk menyebarkan kampanye sanitasi sehat. Di era media sosial, pesan-pesan singkat yang informatif mengenai cara mencuci tangan pakai sabun, pengelolaan limbah rumah tangga yang benar, hingga tips menjaga kebersihan sumber air dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Konten yang kreatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari warga terbukti mampu meningkatkan keterlibatan (engagement) masyarakat, yang kemudian berdampak pada perubahan persepsi mengenai pentingnya sanitasi dalam kehidupan sehari-hari.